How Are You Today..Mother!!!

Mother, how are you today?
Here is a note from your daughter.
With me everything is ok.
Mother, how are you today?

Mother, don’t worry, I’m fine.
Promise to see you this summer.
This time there will be no delay.
Mother, how are you today?

Verse:
I found the man of my dreams.
Next time you will get to know him.
Many things happened while I was away.
Mother, how are you today?

Itu lagu yang selalu mamak nyanyiin setiap hari, katanya itu lagu favoritnya.
Saking seringnya membuatku juga menfavoritkan lagu itu.
Ketika jauh dari mamak saat kuliah dulu, setiap kirim surat ke kampung pasti kuselipkan lirik lagu itu, lirik lagu yang mewakili perasaanku akan rasa rindu dan ingin tahu "apa kabar mamak sekarang yah??". Terbayang di benakku beliau sedang membuat adonan kue yang biasa kami jajakan di warung-warung terdekat (secara mamak adalah tulang punggung keluarga saat itu) sambil bernyanyi dan tersenyum (tak pernah kulihat mama sedih, menangis atau mengeluh dengan segala keadaan dan beban hidup yang dipikulnya). Betapa tegarnya Ibuku, batinku tiap kali mengingat masa-masa terhebat saat berjuang bersamanya menopang ekonomi keluarga.

Kini, mamak apa kabarnya yah??. Dhe hanya bisa menulis surat lewat doa kepada-Nya yang Maha Tahu akan keberadaan mamak di Sisi-Nya. Tak terbatas kata dan doa, tak terbatas rasa rindu dan kesepian yang mendera ketika mamak yang menjadi motivasi hidupku benar-benar pergi dan menghilang di 26 Desember 2004 lalu. Tak terasa 4 hari lagi mendekati peringatan 4 tahun tsunami dan hilangnya mamak.

Ketika mamak pergi, terfikir tuk berikan sesuatu yang berarti buat beliau, sesuatu yang dulu belum mampu aku tunjukkan. Yang pernah mamak berikan sebagai kompas untuk Dhe merangkak, berjalan, dan berlari menggapai akhir yang terbaik. Tapi hingga detik ini, masih secuil doa yang mampu Dhe persembahkan untuk mamak bangga akanku.

Hari ini.. 22 Desember 2008. Dhe tak tau apa itu Hari Ibu, meski sering dengar di media-media dan komik-komik yang kubaca (maklum secara tak terbiasa dengan peringatan setelah selesai jenjang pendidikan), Tapi.. Hari Ini Dhe begitu ingin menulis, menulis persembahan kata buat mamak ( juga buatnya Ibu-ibu dimanapun berada...).

Bagi Nanda..
Tiada Hari Terindah Selain Bersama Bunda..
Tiada Senyum Terindah Penyejuk Raga Nanda, Selain Senyum Bunda..

Bagi Nanda..
Bunda Lentera Nanda Kemarin, Kini Dan Selamanya Nanda Melangkah..
Tak Terhenti Doa Nanda Tuk Bunda Di Antara Ada Dan Tiada Bunda..

Bagi Nanda...
Sepanjang Hidup Nanda Hari-Hari Yang Nanda Lalui Nanda Sebut Hari Ibu
Karena Jantung Nanda Bedetak Berkat Perjuanganmu, Bunda..
Hingga Dunia Berhujung...
Terima Kasih Bunda..
Nanda Sayang Bunda.. 
___Desy (Dhe) @Meulaboh, 22 Desember 2008 : 8.50 PM

4 komentar:

  1. Terharu nih bacanya... :( Kamu juga kuat kok...

    Eniwei, apapun itu, selamat hari ibu ya... :)

    BalasHapus
  2. "dan kesepian yang mendera ketika mama yang menjadi motivasi hidupku benar2 pergi dan menghilang di 26 Desember 2004 lalu, tak terasa 4 hari lagi mendekati peringatan 4 tahun tsunami dan hilangnya mama.."
    Saya selalu percaya bahwa semangat, kasih sayang dan apapun itu akan selalu bersama kita, jika kita selalu mengingat petuah-petuahnya, dan tentu saja selalu mendoakannya...

    BalasHapus
  3. amien......semoga Allah mengabulkan do'amu.
    dhe...yang tabah ya....saat untaian do'a kmu panjatkan, saat tetes air mata keluar, saat fikiran difokuskan, saat itulah beliau mendengar, merasakan betapa bahagianya, dan tentramnya beliau mendengar panjatan do'a2 yang kau lafalkan............
    dhe......sahabat2mu masih ada disampingmu, menemanimu, menuju hari2 kebahagiaan

    BalasHapus
  4. mama oh mama
    engkaulah harta terindah untukku selamanya

    BalasHapus

Trims Buat Yang Sudah Komen di Kanvas Curahan Matahari - Dhe ^_^

Sahabat Matahari

Utak Atik by Dhe