Pelajari Dahulu Dan Kumpulkan Bukti Yang Cukup Sebelum Memvonis

Pernah, suatu ketika seorang sahabat dunia nyata bertanya; "Pelihara kucing berapa Dhe? ohh.. segitu, banyak yah! sebaiknya jangan dekat-dekat lho! penyakit itu lho, Toxo, ngerii",

Pernah juga berkata begini; "Kucing itu penyebab asma, ntar kalau kamu punya anak, bisa-bisa sakit asma".

atau begini; "Kucing kok diopeni kaya manusia, dijual aja tho, menghasilkan uang".

begini juga; "Aku punya teman lho yang melihara kucing dan tak punya anak, sekarang kucingnya dibuang ehh malah dah ada 3 anaknya". Astaghfillah.. Sahabat, sesungguhnya rezeki dan amanah itu dari Allah, bukan??

Pernah Dhe menjawab dengan panjang lebar alasan yang Dhe rasa itu se masuk akal mungkin bahwa Toxo itu begini..begitu bla..bla..bla

Tapi kadang tetap aja ada yang ngeyel sampai ada pernyataan yang Dhe rasa itu sudah usil sekali, seperti ; "Eh.. kamu jangan banyak-banyak pelihara kucing, makanya ndak punya anak". Wow kan pernyataannya?? mungkin maksudnya itu demi sayang sama Dhe, tapi kok malah terkesan kata-katanya gimanaa gitu #hmm.. apa Dhe terlalu sensitif ya?? hohoho

"" height="225" width="300"

Tapi, sekarang seiring berjalan waktu belajar dan mengikuti komunitas pecinta kucing Dhe menganggap bahwa mungkin mereka adalah orang-orang yang membenci kucing, tapi dengan cara yang berbeda atau terlalu parnoan akan sesuatu yang tak pasti.

Dhe pun dapat jawaban yang lebih akurat tanpa harus melelah-lelahkan jari jemari mengetik alasan atau bibir komat kamit ke sang 'sahabat' tadi. Yakni : "Monggo.. dibaca lebih jauh mengenai Toxo di media internet atau buku-buku, kan sekarang zaman sudah canggih, teman! sudah ada tekhnologi internet"
dan..
"Intinya satu saja sih.. Bersih"

Alhamdulillah hal itu berhasil membuat si teman berhenti ngeyel.

Tulisan di atas adalah satu catatan pembeleaan diri bagi Dhe pribadi sebagai pecinta kucing, hahaha..*devil laugh*. Untuk segelintir sahabat yang dengan setia memperingatkan bahkan telah berperan menjadi hakim  untuk memvonis  tanpa mempelajari hal yang ingin dibicarakan dan mengumpulkan bukti terlebih dahulu.

Adakah setiap sahabat blogger yang tidak suka kucing? bagaimana cara sahabat mengatasinya?? bagaimana menurut sahabat??

*Referensi gambar, Referensi tuk dibaca;
http://nimadesriandani.wordpress.com/2012/01/01/toxoplasma-kucing-dan-wanita-hamil/
http://bpethome.blogspot.com/2012/06/mengapa-kucing-identik-dengan.html
Dan.. banyak lagi , silahkan cari sendiri, hehehe

18 komentar:

  1. keluarga saya pencinta kucing loh mbak Dhe.. bahan mungkin bisa dibilang panti asuhan kucing, karena biasanya orang-orang kalau membuang anak kucing di depan rumah.. Nah kucing itu biasane ibu rawat dan menjadi bagian hari-hari rumah kami.

    insya ALLAH gak ada sesuatu yang seperti ditakutkan orang-orang kok

    BalasHapus
  2. aku suka kucing. tapi aku gag nyengajain beli n melihara kucing. rasa2nya kasian kalo aku punya hewan peliharaan, aku tinggal2 di rumah, atau kalo akunya lagi gag bisa ngurusin. sama agak trauma juga sih dulu punya kelinci sepasang kabur semua. heuu

    BalasHapus
  3. Bethul...betull.... Kucinya itu satu: BERSIH. Insya Allah Kucing kita gak terinfeksi oleh toxo, dan gak semua tinja kucing mengandung parasit toxo ya, hanya yang terinfeksi saja! Dan jangan memeberi makan kucing dengan daging mentah/setengah matang apalagi membiarkannya liar keluar. (kalau mau dipelihara di dalam rumah)

    Aku dulu punya 12 ekor kucing. Semuanya bersih, terlatih. Semua bisa pipis sendiri di wc jongkok, sampe bikin orang2 yang dateng ke rumah geleng2 ada kucing pipis di wc jongkok kayak jerapah mau minum (kakinya direntangkan)...

    Alhamdulillah... Aku gampang punya anak, ibuku yang ikut melihara juga gampang, gak keguguran dll... Dan anak2 yang lahir itu sehat, tidak terinfeksi toxo.

    Kadang, orang indonesia itu sering sok tahu kalau bicara kesehatan, asal nyeplos aja tanpa tahu seperti apa teori sebenarnya. Tong kosong banget...

    Padahal toxo itu bisa didapat selain dari kucing:
    -Makan daging mentah/setengah matang yang mengandung toxo
    -konsumsi makanan/minuman yang higiennya jelek
    -Transfusi darah

    Kalau kucingnya kena toxo, kemungkin karena kucing tsb dibiarkan liar dan penjagaannya buruk.

    BalasHapus
  4. bener bgt tuh mbak, aq hidup brtahun2 dgn kucing dan gk ada mslah dgn namany kehamilan, pinter2 aja jg kebersihan

    BalasHapus
  5. mgkn kucing kotaan lbh bersih/baik dr kucing pedesaan heheh..

    BalasHapus
  6. Kalau kucing kita rawat baik yah pastilah kucing akan membawa sesuatu yang baik bagi kita,,,sekarang tergantung kebersihan dari kucingnya kan :)

    BalasHapus
  7. Aku setuju Dhe... Penyebab toxo gak hanya dr kucing, dan asalkan rajin merawat kucing insya Allah mereka gak akan membawa kuburukan.

    Lagipula, berbuat baik kpd makhluk Allah insya Allah membawa berkah, amin..

    Aku trauma Dhe... 3x kucingku hilang, yg pertama pergi, yg kedua kelindes motor tetangga (untung orangnya bertanggung jwb), yg terakhir si Ebeng krn sakit (sempet dirawat inap loh)... Nangis smpe dua hari, itu padahal aku dah kerja.. Jadi traumanya krn takut kehilangan lg... Sediiiih bgt

    BalasHapus
  8. aku juga piara kucing ditentang sama orang-orang termasuk keluarga, tapi aku tetep 'ngeyel' haha soalnya aku udah cinta sama kucing :)

    BalasHapus
  9. Aku sekeluarga juga pecinta kucing lho, Dhe. Kucing ibuku sampai 9 ekor lho, sayang tsunami menghabiskan mereka satu persatu. :(

    Kucingku sendiri juga banyak, tapi sejak wara wiri keluar daerah, dan hidup mandah2 begini, para kucing akhirnya meninggal satu persatu. Sedih deh. Hiks.
    Kok malah curhat ya?

    BalasHapus
  10. Yang penting menjaga kebersihan ya Dhe, banyak juga yang memelihara kucing tappi tetap punya anak kan.

    BalasHapus
  11. Saya si bukan pecinta kucing ya mba, tapi kalo ada tetangga teman keluarga yang plihara kucing saya gak ada ngasih komen yang negatif ke mereka, apalagi komen yang bisa membuat mereka terdown gitu..
    kayak yang diatas ada beberapa komen dari teman mba Dhe yang memang sangat mendownkan,

    lanjut aja Mba Dhe, yang penting kebersihan dan kesehatan slalu diutamakan.

    BalasHapus
  12. blum ada yang baru ya mbak Dhe.. apa masih sibuk ngasih makan kucing? hehe

    BalasHapus
  13. namanya juga indonesia raya
    masih banyak orang yang gagap informasi. senengnya heboh dan ingin jadi yang pertama memberitakan ke semua teman. baru baca sepotong langsung ambil kesimpulan tanpa crosscheck

    dan penyakit itu sudah merebak kemana mana termasuk ke media massa
    coba liat di tv oon sering terjadi dalam satu jam berita diralat beberapa kali. mbokyao kumpulin data lengkap dulu baru tayang kan enak. bikin cilaka kan, bila beritanya keburu dishare orang dan yang ngeshare ga tau kalo itu dah diralat
    hehe..

    BalasHapus
  14. Dija juga suka kucing..
    hehehee

    BalasHapus
  15. aku bukan pecinta kucing, bukan pula pembenci kucing
    biasa aja sih...

    tapi suka salut gitu sama para penyayang binatang, termasuk pecinta kucing, kok bisa gitu loh...
    aku gak pandai merawat binatang
    hehehhee

    BalasHapus
  16. kucing saya pertama mati hingga kucing ke 3 saya jugamati semua.... :((

    BalasHapus
  17. kucing merupakan salah satu hewan yang dimuliakan jika dibandingkan dengan hewan-hewan lainnya.........

    BalasHapus
  18. I LOVE CAT!!!!!!!!!!!!

    BalasHapus

Trims Buat Yang Sudah Komen di Kanvas Curahan Matahari - Dhe ^_^

Sahabat Matahari

Utak Atik by Dhe